whatsApp

Status perdana WhatsApp

WhatsApp membuat heboh pengguna Whatsapp sedunia. WhatsApp mengunggah Status yang dapat dilihat di handphone/ponsel seluruh pengguna. Ini adalah Status perdana WhatsApp memanfaatkan fitur Status untuk memberikan informasi terbaru bagi penggunanya.

WhatsApp Status seperti ini biasanya hanya muncul saat pertama kali pengguna baru membuat akun WhatsApp. Bahasa di Status baru WhatsApp akan mengikuti pengaturan umum di ponsel. Ketika Status dibuka, ada empat slide Status yang terpampang.

  • Status pertama. WhatsApp menuliskan bahwa WhatsApp akan membagikan informasi di Status, di mana pengguna akan memperoleh informasi dan pembaruan fitur baru langsung dari WhatsApp. “WhatsApp sekarang membagikan informasi di Status,” tulis WhatsApp.
  • Status kedua. Pada status selanjutnya WhatsApp menulis bahwa mereka berkomitmen untuk menjaga privasi. “Satu hal yang tidak baru adalah komitmen kami terhadap privasi Anda,” tulis WhatsApp.
  • Status ketiga, WhatsApp menekankan kembali bahwa mereka akan tetap berkomitmen dengan perivasi pengguna. “WhatsApp tidak dapat membaca atau mendengarkan percakapan pribadi Anda karena percakapan tersebut terenkripsi secara end-to-end,” tulis WhatsApp seperti pernyataannya beberapa waktu lalu untuk menanggapi rumor terkait perubahan kebijakan privasi pengguna,” tulis WhatsApp.
  • status keempat. “Nantikan informasi terbaru lainnya dari kami”.

Penyebar Hoaks Status WhatsApp

Status di aplikasi WhatsApp biasanya berisi konten foto atau video pendek yang diunggah pengguna. Hari Jumat, (29/1/2021), unggahan Status yang dibuat oleh pihak WhatsApp muncul di linimasa, berdampingan dengan konten Status dari pengguna biasa. Isinya seputar keamanan data pengguna yang digaungkan WhatsApp terkait penerapan kebijakan privasi baru.

Status yang diunggah tersebut jelas resmi dari pihak WhatsApp. Namun, informasi hoaks justru menyertai kemunculan Status resmi dari WhatsApp tersebut. Apa isinya dan dari mana asal informasi palsu tersebut?

Hoaks tersebut berawal dari media sosial Facebook yang tudingan bahwa Status unggahan resmi dari WhatsApp itu sebenarnya merupakan jebakan yang dibuat oleh scammer untuk mengambil alih rekening bank online pengguna. Jika pengguna menekan Status yang muncul di aplikasi WhatsApp maka data rekening bank dan data pribadi akan diambil alih hacker.

Sang penyebar kemudian menghapus unggahan tersebut dan memberikan klarifikasinya di Twitter. Dihimpun KompasTekno dari The Star, Dia menghapus postingan tersebut setelah mendapat penjelasan bahwa status yang diunggah oleh WhatApp tidak berbahaya. Ia kemudian meminta maaf karena telah menimbulkan kecemasan.

Related Posts

Leave a Reply